SEO dan SEM? Manakah Strategi Yang Paling Bagus

Bagi Anda pelaku usaha yang saat ini tengah mengembangkan toko online, mungkin sudah mengetahui SEO dan SEM sebagai pilihan strategi untuk menjangkau konsumen. Namun, seringkali dibuat bingung untuk memilih yang mana harus dijalankan? SEO atau SEM. 

Untuk itu, kita perlu memahami dengan baik apa itu SEO dan SEM. Kemudian, kita dapat mengidentifikasi untung rugi kedua strategi tersebut disesuaikan dengan tujuan dari strategi bisnis yang hendak dijalankan. 

SEO (Search Engine Optimization)

Search Engine Optimization adalah strategi mengoptimalisasi hasil pencarian mesin pencari agar mendatangkan traffic atau kunjungan ke sebuah website. SEO bekerja dengan memahami bagaimana mesin pencari menentukan siapa yang berhak menduduki peringkat pertama hasil pencarian. 

Melakukan optimasi web dengan SEO bukanlah pekerjaan mudah. Setidaknya, Anda harus melakukan optimasi pada dua hal yaitu On Page dan Off page. Pada On Page SEO, cara yang dilakukan adalah membuat konten yang dicari pengguna, melakukan riset keyword, optimasi tag HTML dan masih banyak lainnya. 

Sementara strategi Off Page meliputi; meningkatkan page speed halaman web, membangun backlink,  dan Domain Authority agar disukai oleh Google. 

SEM (Search Engine Marketing)

Pengertian SEM merujuk pada upaya menghasilkan kunjungan dari iklan berbayar. Pada Google, kita dapat membuat akun Google Adwords untuk membuat iklan PPC di mesin pencari.  

Seperti yang dikutip dari Wikipedia, Google Adwords adalah platform advertising online yang dikembangkan oleh Google. Google Adwords merupakan sumber pemasukan utama bagi perusahaan yang bermarkas di California tersebut. 

Salah satu produk Google Adwords yakni Search Engine Marketing atau SEM. Ini merupakan layanan iklan yang memungkinkan perusahaan menempatkan websitenya di bagian atas hasil pencarian. Hasil pencarian yang berasal dari Google Adwords ditandai dengan tulisan “Ads” berwarna kuning. 

Hal tersebut dilakukan Google untuk membedakan hasil pencarian yang berasal dari pengiklan dan murni mesin pencari. 

Kelebihan dan Kekurangan 

Sebenarnya, baik SEO atau Google Ads dapat dijalankan secara bersamaan sebagai sebuah strategi mengoptimalkan website. Namun, terkadang pebisnis harus memprioritaskan salah satunya terlebih dahulu. 

Sebagai gambaran, berikut adalah kelebihan dan kekurangan keduanya dilihat dari segi budget, efektivitas dan hasilnya. 

Masa Pengerjaan

Kelebihan yang paling terasa dari SEM tentu saja adalah pada prosesnya yang relatif cepat. Sebagai pengiklan, Anda tinggal mensetting Google Adwords dengan kata kunci dan budget yang diinginkan. Setelah itu, ajukan iklan ke Google dan tunggu proses persetujuannya. 

Jika iklan sudah disetujui oleh Google, maka iklan yang Anda buat pun muncul di halaman pencarian. Ini berbeda dengan SEO yang membutuhkan waktu panjang agar bisa tampil di halaman pertama Google. 

SEO lebih banyak berbicara soal konten sehingga perlu usaha untuk menganalisa konten-konten yang menang di kata kunci yang kita targetkan. Selain itu, aspek off page seperti performa web, backlink, dan Domain Authority harus terus dimaintenance. 

Jika Anda baru menjalankan strategi SEO ini, hasilnya mungkin akan terasa setelah beberapa bulan ke depan. Jadi, secara proses kerjanya Google Ads lebih unggul daripada SEO. 

Budget

Jika menggunakan Google Ads, tentu ada sangat bergantung pada budget yang dimiliki. SEM menerapkan sistem PPC atau Pay Per Click di mana Anda akan membayar sesuai dengan banyaknya iklan yang diklik oleh audiens. 

Besar kecilnya jangkauan campaign akan sangat bergantung pada besarnya budget yang kita setting tersebut. 

Dari segi budget, SEO boleh dikatakan lebih murah meski tetap membutuhkan biaya. Anda perlu merekrut orang untuk membuat konten blog yang seo friendly. Selain itu, Anda juga perlu membangun backlinks atau membeli tools premium untuk analisa. 

SEO bisa saja tidak membutuhkan biaya sama sekali alias free jika Anda melakukannya sendiri. Namun, tentu akan membutuhkan waktu untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan teknikalnya. 

Hasil 

Seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, strategi Google Ads lebih instan daripada SEO. Keunggulan lain dari Google Ads adalah penargetan yang lebih spesifik.

Misalnya, Anda menargetkan kata kunci “jual rumah Bogor” di Google. Maka, Anda dapat mengatur demografinya hanya untuk kota-kota tertentu saja misalnya Jakarta, Bogor, dan Bekasi. 

Dari segi hasil jangka panjang, SEO lebih diandalkan. Jika Anda sudah meraih posisi atas pencarian, maka yang perlu dilakukan hanyalah terus menjaganya.. 

Website Anda akan berada cukup lama di halaman atas pencarian selama belum ada pesaing baru yang mengalahkannya. Karena itu, strategi yang dilakukan sebelumnya menjadi tidak sia-sia karena hasilnya bagus untuk jangka panjang. 

SEM lebih mengutamakan konversi misalnya untuk mendatangkan pengguna baru atau menghasilkan penjualan. Jadi, dengan melihat hasilnya Anda dapat menyesuaikan antara SEO dan SEM. 

Kepercayaan

Google Ads lebih banyak dipakai untuk tujuan-tujuan singkat yang sifatnya promosi. Ini akan membantu Anda mendatangkan hasil yang lebih maksimal. 

Namun, secara psikologis, pengguna sudah tahu manakah hasil pencarian yang organik dan tidak. Hasil pencarian organik cenderung memberikan kepercayaan lebih bagi pengguna ketimbang iklan. 

SEO membantu menguasai hasil pencarian untuk kata kunci yang terkait dengan bisnis Anda. Jika ini sukses dilakukan, konsumen cenderung memberikan kepercayaan pada bisnis Anda.  

SEO dan SEM Saling Mendukung

SEO dan SEM dapat saling mendukung satu sama lain. Dalam hal keyword misalnya, SEM dapat dipakai untuk menargetkan kata kunci sulit atau memiliki tingkat search volume tinggi. Dengan begitu, visibilitas website Anda lebih bersaing dengan kompetitor yang sudah ada. 

Report SEM dapat menjadi masukan berharga untuk strategi SEO ke depan. Misalnya, Anda menargetkan 5 kata kunci sekaligus. Hasil campaign menunjukkan, 2 kata kunci yang paling banyak diklik oleh target audiens. Anda dapat mengeksplorasi dua kata kunci ini untuk strategi SEO. 

Kesimpulan

SEO dan SEM merupakan dua strategi yang bertujuan menghasilkan traffic atau kunjungan ke sebuah website. Sebagai sebuah strategi, SEO memiliki keuntungan seperti budget yang relatif terjangkau, hasil yang bertahan dalam jangka waktu yang lama, serta baik untuk brand awareness. 

SEM menghasilkan output yang lebih instan namun sangat bergantung pada besarnya budget yang dimiliki. Keduanya dapat dijalankan secara bersamaan, sesuai dengan tujuan bisnis masing-masing. 

Baik SEO maupun SEM membutuhkan waktu pengerjaan yang tidak mudah. Anda perlu mengoptimalkan situs terlebih dahulu agar siap dikunjungi pengguna. Selain itu, riset keyword menjadi kunci dalam SEO atau SEM agar hasilnya maksimal. 

Bila tak punya waktu untuk itu semua, Anda dapat mempercayakan pekerjaan ini kepada digital agensi. SMEBRO merupakan digital agensi yang fokus pada optimalisasi website dengan SEO maupun SEM. Kami telah memiliki portofolio bersama klien di dalam maupun luar negeri.

Baca Artikel Lainnya :  Tertarik Dengan Instagram Marketing? Ikuti 5 Langkah Berikut Ini

Leave a Reply