Pengertian Search Engine, Fungsi dan Cara Kerjanya

Anda mungkin sudah akrab dengan search engine seperti Google dan Yahoo. Tetapi, mungkin Anda belum tahu apa pengertian search engine dan bagaimana cara kerja mesin pencari ini? 

Search Engine merupakan salah satu penemuan terbesar yang mengubah bagaimana manusia mencari informasi. Cara kerja mesin pencari sendiri sangatlah kompleks dan melibatkan infrastruktur digital yang luar biasa besar. 

Tapi jangan khawatir, artikel ini mencoba memberi gambaran yang jelas mengenai apa itu mesin pencari dan bagaimana Google atau Yahoo menampilkan hasil pencariannya. 

Pengertian Search Engine

Search Engine adalah situs yang dirancang sebagai program pencari informasi dari website yang ada di internet. Search Engine dapat menampilkan daftar situs yang terkait atau relevan dengan kata kunci yang diketikkan oleh pengguna. 

Search engine memiliki algoritma khusus sehingga hasil pencarian atau search engine result page (SERP) menampilkan informasi yang sebaik dan serelevan mungkin. Program ini memiliki milyaran database informasi website dari seluruh dunia yang siap ditampilkan dalam waktu sepersekian detik. 

Sejarah Mesin Pencari

Mesin pencari baru populer di tahun 1990an. Sebuah program bernama Archie (Telunjuk Gambar) digadang-gadang jadi cikal bakal mesin pencari. Program ini memungkinkan pengguna untuk mencari nama file dari suatu halaman website. 

Pada 1994, dua mahasiswa dari Universitas Stanford bernama Jerry Wang dan David Filo menciptakan Yahoo, semacam direktori situs-situs menarik. Seperti yang dilansir dari Search Engine Journal, pemilik web harus mengirimkan situs mereka ke Yahoo agar bisa terindeks. 

Dua tahun kemudian, Page dan Brin dari Universitas Stanford menciptakan Backrub, sebuah mesin pencari yang mendasarkan hasil pencariannya dari  relevansi dan popularitas situs. Backrub inilah yang akhirnya menjadi Google, mesin pencari paling banyak digunakan di dunia saat ini. 

Fungsi Search Engine

Sarana Menemukan Informasi

Mesin pencari sudah menjadi sarana orang untuk menemukan informasi yang mereka inginkan. Survei yang dilakukan oleh Edelman kepada 33.000 orang di seluruh dunia menunjukkan, 63% orang percaya kepada Google untuk mencari informasi dan berita. Mungkin Anda adalah salah satunya. 

Indeks Halaman Situs Web

Pada tahun 2018, ada sekitar 1,24 milyar situs web di internet. Bayangkan jika tidak ada mesin pencari, Anda mungkin harus membuka satu per satu website untuk dapat menemukan informasi yang diinginkan.

Mesin pencari punya peran penting melakukan indeksasi halaman situs web agar bisa dengan mudah ditemukan. Dengan mengumpulkan informasi dasar suatu web, mesin pencari dapat membuat indeks website dari seluruh dunia. 

Sarana Pemasaran 

Banyaknya orang yang menggunakan mesin pencari membuka kesempatan untuk berbagai hal, termasuk bisnis. Karena itu, dalam digital marketing mesin pencari menjadi salah satu platform yang tidak boleh dilewatkan. 

Pelaku usaha, institusi, maupun lembaga dapat memperkenalkan diri di internet. Dengan melakukan optimasi mesin pencari atau SEO, situs yang kita miliki dapat ditampilkan di halaman pertama Google dan meraih banyak pengunjung. Ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi atau penjualan suatu produk. 

Cara Kerja Search Engine

Cara kerja mesin pencari sebenarnya mirip dengan cara kerja pustakawan dalam mencari buku atau dokumen di perpustakaan. 

Untuk menemukan buku yang dicari dari ribuan buku yang ada, seorang pustakawan hanya membutuhkan informasi dasar seperti judul, nama penulis, dan tahun. Kemudian, Ia tinggal mencocokan informasi tersebut dengan daftar buku yang dimiliki untuk menemukan lokasinya. 

Nah, mesin pencari melakukan hal itu setiap hari, setiap detik. Merujuk informasi dari Moz, cara kerja mesin pencari meliputi Crawling, Indexing, dan Ranking. Berikut penjelasannya.

Crawling 

Crawling adalah tahapan awal yang dilakukan oleh mesin pencari untuk mengumpulkan informasi dari jutaan website yang terhubung di internet. Proses ini membutuhkan sebuah perangkat lunak yang disebut Spider untuk mengumpulkan informasi dari satu halaman website ke halaman website lainnya. 

Jika digambarkan, proses ini akan seperti jaring laba-laba di semua website seperti saling terhubung satu sama lain. 

Indexing

Setelah proses pengumpulan informasi, Google akan melakukan indeksasi untuk menyimpan data semua halaman website ke dalam indeks database mereka. Sebenarnya, Google tidak menyimpan semua halaman website tersebut. 

Yang disimpan Google adalah informasi dasar website saja seperti URL, judul, keyword dan deskripsi. Informasi ini terus diupdate oleh Google setiap saat sehingga mereka memiliki database website yang besar.  

Ranking

Ketika user mengetikkan sebuah kata kunci, maka akan muncul ribuan hasil pencarian. Google, berusaha menampilkan hasil pencarian yang paling relevan dan sebaik mungkin untuk menjawab apa yang dicari oleh pengguna. 

Karena itu, Google perlu melakukan rangking website yang memiliki konten terbaik dan relevan dengan pencarian pengguna. Google menggunakan ratusan indikator untuk menentukan secara otomatis siapakah yang layak menempati urutan teratas pencarian. 

Macam-Macam Search Engine

Google

Google adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan saat ini. Berdasarkan informasi dari Stat Counter, Google telah menguasai 92,05% pangsa pasar mesin pencari dunia. 

Google menggunakan DA (Domain Authority) dan Page Authority untuk menilai kualitas sebuah website. Mereka kemudian memprioritaskan informasi dari situs-situs semacam ini sebagai hasil pencarian. 

Bing 

Bing adalah mesin pencari yang dikembangkan oleh Microsoft. Mereka hanya menguasai 

 2.83% pangsa pasar. Bing sendiri menjadi mesin pencari default operasi sistem Windows. 

Yahoo!

Yahoo pernah mengalami masa kejayaannya di awal-awal tahun 2.000. Berbagai layanan nya seperti email dan chat diminati netizen pada waktu itu. Namun, popularitasnya terus menurun seiring dengan dominasi Google di industri mesin pencari. 

Saat ini, Yahoo hanya menguasai pangsa pasar sekitar 1.65% saja. 

Baidu 

Baidu merupakan mesin pencari buatan negeri tirai bambu, China. Pemerintah setempat memang memblokir Google dan mendorong warganya untuk menggunakan mesin pencari buatan dalam negeri. 

Hasilnya tidak sia-sia. Baidu menjadi mesin pencari paling populer di China. Namun di tingkat global, Baidu hanya menguasai 0,98 persen saja. 

Kesimpulan

Search engine atau mesin pencari merupakan sebuah situs yang didesain sebagai program pencari informasi pada milyaran website di internet. Dengan menggunakan metode crawling, indexing dan ranking, mesin pencari dapat menampilkan informasi yang sebaik dan serelevan mungkin. 

Search engine membuka peluang bisnis untuk memasarkan atau mempromosikan sebuah produk. Caranya adalah dengan memaksimalkan SEO. SMEBro sebagai sebuah digital agency dapat membantu Anda memaksimalkan pencarian Google untuk meningkatkan bisnis online Anda. 

Baca Artikel Lainnya :  SEO dan SEM? Manakah Strategi Yang Paling Bagus

One thought on “Pengertian Search Engine, Fungsi dan Cara Kerjanya

Leave a Reply