Tertarik Dengan Instagram Marketing? Ikuti 5 Langkah Berikut Ini

Instagram telah menjadi salah satu alat pemasaran yang paling diminati saat ini. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif, Instagram marketing adalah pilihan yang tepat untuk berinteraksi dengan audiens dan meningkatkan penjualan. 

Berdasarkan data dari Hootsuite, jumlah pengguna Instagram di Indonesia sudah mencapai 63 juta pengguna pada 2020. Instagram merupakan bagian dari Facebook, jejaring sosial terbesar di dunia yang memiliki beragam tools untuk penargetan audiens. 

Jadi, tunggu apa lagi? Manfaatkan Instagram untuk bisnis kamu sekarang juga. 

1. Beralih ke Profil Bisnis Instagram 

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah membuat akun bisnis untuk Instagram. Sebelumnya, kamu dapat membuat akun instagram personal seperti biasanya lalu tinggal mengubahnya di bagian setting. 

Cara mengubah akun personal Instagram menjadi akun bisnis adalah sebagai berikut. 

  • Klik icon Setting 
  • Pilih Pengaturan lalu klik Beralih ke Akun Bisnis
  • Isi kategori bisnis yang sesuai
  • Selesai

Profil Bisnis Instagram memberi kamu data analitik seperti jangkauan, impresi, dan demografik untuk memahami siapa saja audiens kamu. Gunakan metrik yang ada untuk mengukur performa Instagram bisnis kamu. 

2. Mulai Instagram Marketing Dengan Konten Menarik

Membuat konten Instagram marketing tidak melulu harus tentang produk. Biasanya, pengguna memutuskan untuk menfollow suatu akun bisnis karena mereka mendapatkan sesuatu dari akun tersebut. 

Oleh karena itu, kamu perlu mengimbangi konten promosi dengan konten informatif seperti tips, atau cara menggunakan sesuatu (how to). Jenis konten inilah yang disukai oleh pengguna. 

Misalnya, Instagram bisnis kamu adalah sebuah coffee shop di Jakarta. Kamu dapat membuat konten seperti informasi jenis-jenis kopi, bagaimana cara menikmati kopi dan lain sebagainya. 

Namun, Jenis konten tersebut terkadang tidak mendapatkan jangkaun yang luas. Ini bisa jadi karena berbagai faktor seperti menarik atau tidaknya suatu konten sampai penggunaan hashtag. Untuk itu, kamu perlu membuat konten interaksi seperti quiz atau giveaway. 

Berikut beberapa jenis konten yang umum dipakai pelaku bisnis di Instagram. 

  • Foto Produk
  • Behind The Scene Produk
  • Tips and Trick
  • Testimoni Klien atau Pengguna
  • Giveaway
  • Quiz sederhana

3. Membangun Audiens

Pekerjaan terberat social media marketing adalah membangun audiens, terutama pada saat memulainya. Beberapa orang akhirnya membeli followers agar lebih cepat. Cara ini tidak direkomendasikan karena sebagian besarnya adalah palsu. 

Namun, sebagai awalan boleh dicoba untuk memberi kesan bahwa Instagram kamu sudah memiliki cukup banyak followers. Namun, ini jangan sampai dijadikan hal yang utama, imbangi dengan upaya-upaya organik untuk mendatangkan followers. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membangun audiens. Berikut beberapa di antaranya. 

Kerja sama dengan influencer

Berkolaborasi dengan influencer memiliki beberapa keuntungan seperti menjangkau pengguna baru, meningkatkan kredibilitas brand, dan meningkatkan penjualan. Kalau menurut Majalah Forbes, Influencer marketing di tahun 2020 ini masih menjadi trend. 

Temukan influencer yang memiliki audiens relevan dengan produk sehingga kamu punya potensi pembeli. Cari influencer yang rate card nya sesuai dengan budget yang kamu miliki. 

Berdasarkan jumlah followersnya, influencer terbagi menjadi dua yaitu; 

  • Micro Influencers

Micro influencer adalah influencer yang memiliki jumlah followers di bawah 10.000. Rate Card micro influencer biasanya dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah. 

  • Macro Influencers

Sementara macro influencer adalah mereka yang telah memiliki followers Instagram di atas 10.000. Rate cardnya dari ratusan rupiah hingga jutaan rupiah. 

  • Mega Influencer

Mega influencer merupakan memiliki followers lebih dari 1 juta. Kalangan yang punya followers sebanyak ini biasanya adalah artis, Youtuber maupun tokoh publik lainnya. 

Maksimalkan Hashtag

Pengunaan hashtag sangatlah penting di Instagram. Gunakan hashtag yang sesuai dengan niche produk kamu sehingga ada kemungkinan bertemu dengan audiens yang tepat. Agar lebih maksimal, kamu dapat menggunakan  hashtag generator untuk menemukan hashtag paling dicari pengguna. 

Berikut adalah beberapa hashtag generator yang dapat Anda gunakan.

Follow Akun

Cari tahu akun-akun yang punya niche sama dengan produk kamu. Follow mereka termasuk para pengikutnya yang aktif berkomentar di akun tersebut. Tapi ingat, jangan follow akun lebih dari 200 dalam sehari atau akun Instagram kamu akan bermasalah. 

Ada beberapa tools yang dapat membantu kamu untuk melakukan hal ini. Berikut beberapa di antaranya. 

Berkomentar di Akun Instagram lain

Berkomentar di akun Instaragram lain dapat menarik perhatian pengguna. Mereka mungkin akan membuka profile akun bisnis kamu dan menemukan sesuatu yang menarik. Karena itu, penuhi dulu feed Instagram bisnis dengan konten menarik. 

4. Maksimalkan Bio Instagram

Instagram memungkinkan kamu menaruh satu link di bio untuk diarahkan ke sebuah situs web. Fitur ini bisa dimaksimalkan lagi agar bisa diarahkan ke berbagai link sekaligus menggunakan Linktree. 

Linktree adalah tools gratis yang memungkinkan kamu membuat satu landing page yang memuat beberapa link sekaligus. Isi dengan link toko official di situs e-commerce, kontak Whatsapp, maupun akun media sosial lainnya. .

Selain Linktree, ada sejumlah alternatif lainnya yang boleh kamu coba. 

5. Buat Iklan

Seperti yang sudah disinggung di atas, Instagram adalah bagian dari Facebook yang merupakan “surga” bagi para pengiklan. Optimalkan konten produk kamu dengan beriklan di Instagram. 

Kamu dapat menargetkan orang-orang berdasarkan minat, lokasi, dan umur mereka secara spesifik. Karena iklan membutuhkan cost, pastikan kamu telah memiliki tujuan atau objektif yang jelas. Setelah itu, kamu harus tahu metrik apa yang bisa menggambarkan kesuksesan iklan yang dijalankan. 

Beberapa Jenis Format Instagram Ads adalah sebagai berikut. 

  • Images Ads
Baca Artikel Lainnya :  Cara Membuat Website Gratis dan Mudah (Tanpa Koding)

Images Ads disarankan menggunakan ukuran persegi seperti 1080 x 1080 piksel atau 600 x 600 piksel. Jangan menaruh banyak kata di images karena sistem iklan di Instagram biasanya akan menolak iklan yang kamu buat. 

  • Video Ads

Bila punya kemampuan untuk membuat video, maksimalkan konten video kamu dengan Ads. Perhatikan maksimal durasi video yang diberbolehkan adalah 60 detik dengan ukuran file maksimal 4 GB. 

  • Carousel Ads

Dengan carousel, kamu dapat membuat iklan menggunakan beberapa images sekaligus. Pengguna akan melihatnya dalam bentuk slideshow yang digeser ke kiri. 

  • Instagram Stories Ads

Instagram stories dapat kamu maksimalkan untuk menggiring audiens ke webiste kamu. Saat ini, Instagram Stories Ads dapat mendukung jenis konten foto maupun video vertikal. 

Kesimpulan Instagram Marketing

Instagram merupakan salah satu jejaring sosial yang baik untuk memasarkan atau mempromosikan suatu brand. Sebagai platform visual, Instagram memungkinkan pelaku usaha untuk menampilkan foto produk dengan kualitas terbaik. 

Platform ini juga dapat dimaksimalkan dengan beberapa cara seperti bekerja sama dengan influencer, menfollow akun, berkomentar dan membuat Instagram Ads. Selain menargetkan penjualan, Instagram dapat dipakai pula untuk menjalin hubungan dengan konsumen dan menambah potensi audiens yang baru.

SMEBro merupakan digital agency yang menawarkan jasa digital marketing seperti Jasa SEO, Web Development, dan Google Ads. Kami telah berpengalaman membantu pelaku usaha mendongkrak bisnis.

 

untuk membantu  

Leave a Reply